Sunday, December 7, 2014

Kesendirian Ini, Kekosongan Hati Ini



Yo guys… Apa kabar kalian? Sehat? Apa sehat tapi Hati ini yang kurang sehat karena terlalu lama sendiri? Ok, gak usah di teruskan. Banyak dari kita mengatakan bahwa kita mampu menjalani hidup ini tanpa bantuan orang lain alias sendiri. Tapi kenyataannya, nol… Tak ada yang mampu menjalani hidup ini sendiri.


Yup… Bagaimana bisa hidup sendiri sedangkan hati kecil ini sebenarnya berteriak lantang inginkan seseorang yang dapat menemani setiap langkah kita. Apa lagi saat melihat seseorang yang selalu di temani di setiap harinya  oleh orang yang di cintainya, seakan begitu lemah dan rapuhnya jiwa ini. Tapi tenang, masih ada beberapa oarng yang bisa mengisi kekosongan kita, antara lain :

Orang tua, sudah pasti selalu ada buat kita. Tapi beliau tak akan mampu berada disisi kita untuk selamanya, pasti mau gak mau kita nanti menjalaninya sendiri tanpa beliau. Ayah dan Ibu kita hanya menemani kita di kala kita kecil, ketika kita sudah dewasa semua sudah berbeda.

Teman, memang bisa tapi mungkin takkan selamanya teman selalu ada buat kita. Kenapa? Karena mereka juga banyak persoalan yang harus di selaesaikan seperti kita. Ngerasa gak sih kalau teman biasanya datang di asat mereka butuh, tapi terkadang di saat kita butuh tak ada teman satupun yang datang. Hm… Maka dari itu teman mungkin bisa menemani setiap langkah kita tapi jangan terlalu berharap pada yang namanya teman. Mungkin Lo bisa baca celotehan gue yang  ini tentang teman : “Teman, Teman palsu atau Teman Sejati


Sahabat, mungkin bisa di bilang tingkatannya lebih tinggi dari seorang teman. Iya, keenapa? Karena seorang sahabat adalah seseorang yang tau akan diri kita walau tidak sebanyak orang tua kita, selalu ada buat kita walau tidak selalu ada seperti seorang kekasih. Yang terpenting, di bandingkan dengan teman biasa, sahabat lebih baik walau tak berbeda jauh. Pilih saja yang mana yang paling nyaman buat kalian.

Mau gak mau yang terakhir mungkin adalah seorang kekasih atau pacar dan mungking lebih tinggi lagi adalah pendamping hidup kita nanti. Tapi kalau emank udah pas dan mantap dengannya, nyaman sih kalo gue bilang. Iya pa iya? Pasti iyalah… Mana ada sih orang yang mau hidup sama seseorang yang tidak nyaman baginya. Beda lagi kalau seseorang itu hanya main – main gak jelas dengan yang namanya cinta palsu, pacaran hanya untuk senang – senang kalau udah bosan cari lagi. Padahal di setiap dia berganti pasangan selalu ada hati yang terluka, hanya saja mereka tak mau tahu dan acuh tak acuh menanggapi semua itu.

Biarlah orang yang seperti itu, pasti ada karma tersendiri buatnya. Yang terpenting Gue dan Lo ga kayak gitu, iya toh?... Kalo gak percaya buktikan aja, Tuhan gak tidur Sob. Gue mah cari yang baiknya aja, karena yang baik pasti berakhir dengan hal baik juga.

Setelah melihat dan membaca serta menghayati apa yang gue tulis di atas apa yang bisa Lo simpulin? Terus apa yang akan Lo lakukan berikutnya? Cari tau jawabannya sendiri Sob…

Kalo gue, kesendirian adalah hal terberat bagi gue. Kenapa? Karena gue gak suka sendiri, di sisi lain karena gak ada teman buat ngobrol, sharing, curhat, bercanda tawa, dan rasanya tuh sakit ketika gue mulai berfikir apakah kita ini tidak berharga di dunia ini sehingga tak ada yang mau bersama gue, menemani hari – hari gue dan melangkah menyongsong masa depan bersama gue.


Lebih jelasnya lagi kalo gue butuh seseorang pacar sejati atau kekasih yang benar – benar kekasih atau pendamping hidup yang mau di ajak berjalan dari bawah menggapai impian bersama. Gue gak butuh cew yang terlalu cantik atau pintar yang jadi pujaan semua cow di dunia ini, cukup cantik bagiku dan bisa saling mngerti akan apapun sudah cukup buat gue.

Jangan ketawa Lo… Ini buka masalah betapa jonesnya diri gue ini, tapi ini soal prinsip. Gue ngejomblo lama karena gue gak mau main – main soal pendampin hidup, gue pingin serius walau usia gue masih tergolong muda. Gak percaya kalo gue masih muda, sini dating samperin gue. Hihihi…

Sampai kapan kesendirian ini akan berakhir? Tidak ada yang tahu, biarkan Tuhan yang menentukan kita hanya bisa berusaha mencari yang terbaik buat kita.

Mungkin sampai disini dulu kicauan gue tentang Kesendirian, lain waktu akan kita bahas yang lebih lagi… So, mari kita ngegalau sejenak lalu bangkitlah dari keterpurukan cinta.


“Jangan pernah menyerah dengan kesendirian, karena kesendirian bukanlah momok bagi kita. Hadapi dan takhlukkan lalu temukan kebahagianmu dengan seseorang yang tepat di hatimu.”


- Si BocahLlaiOmah -



0 Celotehan:

Post a Comment